Connect with us

Hasan Mumu Muhtar

Hasan Mumu Muhtar

“Gue Hasan” diklaim Berisik tapi Asik

Artikel

“Gue Hasan” diklaim Berisik tapi Asik

Masih tentang Pemilu 2019. Di bagian Utara Kota Bekasi slogan “Gue Hasan” selalu berisik, apalagi saat Caleg Golkar Kota Bekasi Utara nomor urut 4 Hasan M berkunjung.

“Gue Hasan” dianggap energi positif konstituen Bang Hasan. Bang Hasan adalah anak muda energik, walaupun masih muda pengalamannya di pemerintahan tak bisa dianggap sepele, salah satunya pernah membantu Pak Wali Kota di Dewan transportasi Kota Bekasi.

“Gue Hasan” juga dianggap transformasi nilai komitmen warga untuk memilih Bang Hasan saat dibilik suara nanti, “kita butuh Bang Hasan yang masih muda untuk mewakili kita di parlemen, Bang Hasan masih muda tentu tenaga dan pikirannya bisa diandalkan.” Kata Pak Bambang salah satu warga Bekasi Utara.

“Gue Hasan” juga dianggap penyetaraan redaksi antara kaum tua dan muda. Anak-anak muda wajib menghormati yang tua, dan yang tua membimbing yang muda. Jika Keduanya berkolaborasi maka permasalahan masyarakat mampu di reduksi dan akhirnya bisa diselesaikan bersama.

“Gue Hasan” menurut internal golkar sendiri  bertengger diurutan atas. Bang Hasan ternyata mampu membuat kaum bapak tenang melihat generasi sudah siap melanjutkan estafet pengabdian masyarakat. Membuat kaum muda bergerak dengan optimis. Dan tidak ketinggalan kaum emak-emak riuh gempita setiap Bang Hasan menyapa.

Menurut Mark Manson pengarang buku best seller berjudul “The Subtle Art Of Not Giving A F**k”, “Dalam hidup ini, kita hanya punya kepedulian dalam jumlah yang terbatas. Maka dari itu, anda harus bijaksana dalam menentukan kepedulian anda” pada tahun politik ini banyak orang-orang berbicara seolah perduli, Bang Hasan sebelum memulai jalan nya menjadi calon legislatif DPRD Kota Bekasi telah memberi bukti lewat Trans Patriot yang beliau lahirkan dari gagasan juga pelaksanaan pada saat masih aktif menjadi staf ahli walikota bidang transportasi. Perdulilah kepada orang yang juga perduli, kata “Gue” dari jargon “Gue Hasan” menyiratkan kesan bahwa Bang Hasan ingin menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat bahwa dirinya ada untuk mewakili seluruh lapisan masyarakat yang ada di Bekasi, khususnya warga Bekasi Utara. Karena kata “Gue” tidak bermakna “Jamak”, melainkan “Tunggal atau Satu”

 

Gaung “Gue Hasan” ada sebelum “Gua 01” ataupun “Gua 02” ada. Tapi, kesamaan ini bisa kita artikan sebagai keselarasan yang menciptakan suatu atmosfir perdamaian di tengah panasnya suhu politik akhir-akhir ini. Kunci kehidupan yang baik bukan tentang memperdulikan lebih banyak hal, tapi tentang memedulikan hal yang sederhana saja, hanya perduli tentang apa yang benar dan mendesak saja, Contoh sederhana dari hal tersebut adalah “Jangan Golput”

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Artikel

# Keyword

Advertisement
To Top