Connect with us

Hasan Mumu Muhtar

Hasan Mumu Muhtar

Masalah Transportasi, Kota Bekasi butuh dukungan Akademisi

Bang Mumu bersama Tim DTKB saat mengunjungi STTD Cibitung, Kamis (5/4/2018)

Artikel

Masalah Transportasi, Kota Bekasi butuh dukungan Akademisi

Masalah Transportasi di Kota Bekasi tampaknya tidak kunjung pernah selesai jika Pemerintan Kota Bekasi hanya berjalan sendiri. Tentu, tidak akan pernah asa solusi, biarpun banyaknya penambahan jalan baru ditengah pesatnya pembangunan properti.

Masalah Transportasi di Kota Bekasi tampaknya tidak kunjung pernah selesai jika Pemerintan Kota Bekasi hanya berjalan sendiri. Tentu, tidak akan pernah asa solusi, biarpun banyaknya penambahan jalan baru ditengah pesatnya pembangunan properti.

Namun sebaliknya, masalah transportasi dapat terseleaikan jika ada banyak campur tangan. Misalnya saja, dengan terbentuknya Dewan Transportasi Kota Bekasi (DTKB) pada 2017 silam.

Kamis, (5/4/2018) Hasan Mumu bersama Tim dari Dewan Transportasi Kota Bekasi (DTKB) mengunjungi Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) di Cibitung.

Menurut Bang Hasan Mumu, dalam membenahi transportasi hal utama yang dibutuhkan adalah data. Namun, sejauh ini data mengenai transportasi di Kota Bekasi sangat minim, begitu juga data yang dimiliki Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi tidak memadai.

“Bagaimana kita (DTKB) mau bekerja maksimal jika tidak di tunjang data, kita dalam membuat analisa atau rekomendasi butuh data terkini disemua aspek bidang transportasi,” kata Bang Mumu.

Dalam pertemuan tersebut di rumuskan kedepan Pemerintah Kota Bekasi akan bekerja sama dengan STTD untuk pengumpulan data.

STTD akan mengirimkan para pelajarnya untuk melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Kota Bekasi. Tugas mereka adalah melakukan penelitian, pemetaan dan pengumpulan data transportasi di Kota Bekasi.

“Inilah kerja nyata DTKB banyak regulasi dan sistem birokrasi yang perlu kita perbaiki bersama, selain juga bicara kemampuan keuangan daerah, birokrasi hari ini sering terbawa kepada sistem kerja yang linier, karena itu kita harus membuat trobosan-trobosan yang signifikan,” papar Bang Mumu.

Bang Mumu menjelaskan, laju pertumbuhan penduduk Kota Bekasi terus meningkat, properti terus berkembang pesat, volume kendaraan kian meningkat drastis tanpa bisa dibendung.

“Sementara, kebutuhan jalan progresnya tidak sebanding dengan volume kendaraan. Jika ini dibiar kan tanpa ada perencanaan dan grand design transportasi, beberapa tahun kedepan transportasi Kota Bekasi akan terisolasi,” tandasnya (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Artikel

# Keyword

Advertisement
To Top