Connect with us

Hasan Mumu Muhtar

Hasan Mumu Muhtar

Profil

Hasan Muhtar, atau akrab disapa Bang Hasan, merupakan salah satu tokoh muda potensial di kancah perpolitikan Kota Bekasi di masa mendatang. Figurnya yang berbeda dari anak muda pada umumnya adalah alasan utama baginya untuk diperhitungkan.

Sosok Politisi Muda Partai Golkar ini bisa dibilang berbeda karena sejumlah indikator. Misalnya, dari sisi ekonomi, Sekretaris Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kota Bekasi ini merupakan pemuda yang mandiri atau berdikari. Kemandirian ekonomi mulai ia bangun semenjak kuliah dengan membuka studio musik untuk membiayai kuliahnya dan sekarang mendirikan usaha di bidang kontraktor, interior & custom furniture di Kota Bekasi.

Di saat anak muda kebanyakan masih tersendara persoalan kemandirian, ia justru tampil sebagai sosok pemuda mandiri.

Hari ini, politik butuh orang-orang mandiri: agar kelak tidak rentan tergoda persoalan berbau materi. Sebab sudah banyak contohnya politisi menggunakan kewenangannya untuk memperkaya diri.

Selain mandiri di bidang ekonomi, Bang Hasan juga anak muda yang memiliki pemikiran kritis terhadap persoalan-persoalan kekinian. Ide-idenya selalu segar dan mencerahkan. Berkat itu pula, Pemkot Bekasi lantas mengajaknya masuk dalam Dewan Transportasi Kota Bekasi (DTKB).

Kecerdasan Bang Hasan sendiri sudah terlihat semenjak ia masuk pendidikan sekolah dasar di SDN Kartini. Mumu kecil yang hobi bermain sepakbola ini selalu menduduki peringkat satu sejak masuk hingga lulus SD.

Bang Hasan juga merupakan figur yang religius. Ia aktif dalam kegiatan-kegiatan keagamaan seperti pengajian dan sangat rajin menjalin silaturahim dengan para ulama. Sikap religiusnya tumbuh sejak dini. Ia dibesarkan dalam kultur Nahdlatul Ulama—organisasi Islam terbesar di Indonesia yang menganut paham Ahlussunah waljama’ah

Maka, ketika menginjak dewasa, ia pun tak ragu lagi untuk masuk lebih jauh ke dalam keluarga besar Nahdlatul Ulama dengan berperan aktif  di Gerakan Pemuda Ansor, sebuah organisasi kemasyaratan pemuda di Indonesian yang berafiliasi dengan NU. Organisasi ini didirikan pada tanggal 24 April 1934. GP Ansor juga mengelola Barisan Ansor Serbaguna (Banser). Selain di GP Ansor, ia pun aktif menjadi Majelis Pembina Cabang (Mabincab) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia.

Besar di Kota Bekasi, Bang Hasan memiliki kepribadian yang terbuka. Bagaimana pun, ia merasa Bekasi menjadi tempat yang begitu berarti dalam hidupnya. Suami dari Mega Pertiwi itu juga pribadi yang sederhana dan mudah bergaul. Sikap itulah yang membawa ayah dari Kenand Thahir Muhtar tersebut bisa diterima di semua kalangan di Kota Bekasi.

Dan yang tak kalah penting, Bang Hasan merupakan sosok yang memiliki keberpihakan tinggi terhadap masyarakat. Ia aktif dalam kegiatan advokasi sejak kuliah di Fakultas Hukum Trisakti untuk mereka yang terciderai haknya.

Dengan sejumlah indikator yang ia punyai, figurnya tentu saja dibutuhkan dalam kancah perpolitikan hari ini. Ia bisa menjadi semacam angin segar di tengah masa depan politik yang suram saat ini. Sosok Bang Hasan layak masuk dalam radar kepemimpinan lokal Kota Bekasi di masa yang akan datang.

# Keyword

Advertisement
To Top