Connect with us

Hasan Mumu Muhtar

Hasan Mumu Muhtar

Refleksi Bang Hasan dalam Rangka HUT RI ke 73

Berita

Refleksi Bang Hasan dalam Rangka HUT RI ke 73

Pada perayaan hari kemerdekaan Indonesia yang ke-73, Bang Hasan berziarah ke makam Abah Anom di Pesantren Suryalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Sekaligus Refleksi dalam rangka mengenang Jasa para pahlawan serta mendapatkan bimbingan keagamaan.

Suryalaya adalah sebuah dusun yang terintegrasi dengan Pesantren besar di kabupaten Tasikmalaya, daerah ini sangat kuat akan sejarah, budaya dan spirit keagamaan. Di Pesantren Suryalaya memiliki terdapat tokoh Nasional keagamaan yang terkenal, yakni Syekh Ahmad Shohibul Wafa Tajul Arifin RA yang dikenal dengan nama Abah Anom. Beliau itu adalah seorang ulama dan Pemimpin Thariqah Qadiriyah Naqshabandiyah.

Abah Anom, dalam sejarahnya dikenal dekat dengan tokoh – tokoh Nasional. Terutama tokoh besar dari partai berlambang pohon beringin, yaitu Partai Golkar. Banyak tokoh – tokoh Nasional yang berkunjung ke Suryalaya seperti bapak Wakil Presiden Jusuf Kalla, Presiden ke-3 Megawati Soekarnoputri, dan Presiden ke-2 Soeharto. Mereka adalah ikhwah dari TQN menjalani talqin bersama Abah Anom.

Dalam kegiatannya di Pesantren Suryalaya, Bang Hasan mengikuti rangkaian kegiatan yang diadakan di sana. Ia juga menjalani talqin bersama mursyid TQN Suryalaya.

“Dalam membangun Bangsa dan Negara, selain butuh integritas, harus juga diimbangi dengan nilai spiritual keagamaan yang tertanam dalam hati,” kata Bang Hasan.

Bang Hasan mengatakan bahwa negara ini butuh energi, tenaga, dan pemikiran baru. Semuanya itu harus didapat dari pemuda sebagai pewaris sah bangsa ini. Karena sudah saatnya pemuda turut aktif membangun bangsa.

Bang Hasan berharap, banyak hikmah positif bagi dirinya setelah mendapat bimbingan di Pesantren Suryalaya. Setelah mendapat ikhwah, kader muda Partai Golkar yang akan mengikuti kontestasi Pemilu Legislatif tahun 2019 ini berharap bimbingan spiritual di sana bisa menjadi bekal ketika terjun di masyarakat dan di politik.

“Saya harus bisa mempertanggungjawabkan secara pribadi dan moral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tutupnya.

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Berita

# Keyword

Advertisement
To Top